Pemerintah melalui Badan Geologi Kementerian ESDM membuktikan adanya kandungan mineral kritis berupa Lithium dan Stronsium di Lumpur Lapindo, Sidoarjo, Jawa Timur. Lithium bisa digunakan sebagai bahan baku pembuatan baterai kendaraan listrik. Sementara Stronsium berfungsi sebagai bahan baku industri elektronik. Dari catatan Badan Geologi Kementerian ESDM, kandungan Lithium di Lumpur Lapindo, Sidoarjo itu kadarnya mencapai 99 sampai 280 PPM sementara untuk Stronsium kadarnya mencapai 255 sampai 650 PPM. Namun hal itu terus diupdate lantaran masih dalam analisis di laboratorium. ( tbu )



