AFPI

Asosiasi Pendanaan Fintech bersama Indonesia, AFPI,  mengungkapkan beberapa faktor pemicu penurunan kinerja fintech lending dalam beberapa waktu belakangan. Tercatat, tingkat pinjaman macet di industri fintech lending sampai akhir bulan September meningkat 9,5 persen menjadi 1,4 triliun rupiah. Ketua Umum AFPI Adrian Gunadi menerangkan, kenaikan jumlah pinjaman macet di dorong oleh sejumlah faktor, seperti kondisi global, pandemi yang memengaruhi kenaikan suku bunga, dan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak yang berdampak pada kondisi keuangan para peminjam dana atau borrower. (kontan/ben)

Author: Tomi Cokro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *