Wakil Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo Aloysius Budi Santoso mengatakan, industri padat karya domestik terdampak oleh situasi ekonomi global yang dihantam krisis, seiring melorotnya permintaan ekspor. Akibatnya, pengurangan karyawan atau PHK tidak bisa dihindari, dan sampai dengan akhir bulan lalu, sekitar 79 ribu pegawai dari 127 perusahaan telah terdampak. Disebutkan, industri padat karya profitnya tipis, sehingga, saat permintaan anjlok hingga 50 persen, maka langsung mengalami crash. Aloysius Budi menambahkan, memang masih ada korporasi yang meraih profit cukup lumayan sehingga masih mampu bertahan. ( ben )



