Asosiasi Persepatuan Indonesia

Asosiasi Persepatuan Indonesia, Aprisindo menyebutkan, produsen sepatu domestik meminta pemerintah mengizinkan pemangkasan jam kerja pabrik, guna menekan terjadinya PHK. Aprisindo memastikan sejauh industri alas kaki terdampak oleh lesunya order ekspor yang mencapai separuh dari kondisi normal. Situasi tersebut, membuat banyak pabrik sepatu terpaksa merumahkan pegawai, dengan angka PHK sejak bulan Juli kemarin mencapai 22 ribu 500 orang, serta berpotensi untuk terus berlanjut. Pasalnya negara-negara tujuan ekspor sedang kewalahan menghadapi persoalan inflasi. Dengan demikian, pabrikan sepatu domestic akan memangkas jam kerja dari sekitar 40 jam seminggu menjadi 30 jam. ( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *