Energi Baru dan Terbarukan

Komisi tujuh DPR telah menerima Surat Presiden menyangkut kelanjutan pembahasan RUU tentang Energi Baru dan Terbarukan EBT. Setelah Surpres keluar, DPR bersama pemerintah akan membentuk panitia kerja dengan Daftar Inventarisasi Masalah, DIM dari pemerintah dan draft dari Komisi tujuh DPR dan itu yang akan menjadi Undang-Undang Energi Baru Terbarukan. Namun draft tersebut DPR terima tanpa DIM menyertai di dalamnya. Ditambah lagi, pemberian Surpres tersebut molor dari waktu yang telah ditentukan dimana draft RUU tersebut telah diparipurnakan sejak Juni lalu. Dengan demikian, proses selanjutnya belum bisa dilakukan padahal DPR menargetkan RUU tersebut sudah resmi menjadi UU sebelum perhelatan G20 16 November mendatang. (detik-tbu)

Author: Tomi Cokro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *