Pemerintah Singapura meminta kepada pengusaha dan pekerja untuk mempertimbangkan kerja fleksibel yaitu 4 hari dalam satu minggu. Menteri Ketenagakerjaan Singapura Gan Siow Huang mengungkapkan jika waktu kerja tersebut akan lebih baik untuk beberapa perusahaan dan pekerja tertentu. Pernyataan ini disampaikan ketika mendapatkan pertanyaan dari anggota parlemen Melvin Yong terkait kelayakan pekerja selama 4 hari di Singapura. Namun, Kementerian Ketenagakerjaan Singapura belum mengetahui studi yang dilakukan oleh pihak ketiga. Rencana empat hari kerja dalam satu minggu itu memang sudah diterapkan di negara lain, misalnya di Irlandia, Jepang, dan Spanyol. ( tbu )




