Lippo Karawaci sepanjang semester pertama tahun ini membukukan kerugian sebesar 1,2 triliun rupiah, membengkak dari rugi 263 miliar rupiah pada periode yang sama tahun lalu. Pada periode itu, Pendapatan bersih Lippo Karawaci juga turun lebih dari 14 persen menjadi 6,7 triliun rupiah dibanding periode sama tahun lalu. Jumlah beban pokok pendapatan juga ikut turun seiring turunnya pendapatan, yakni menjadi 3,9 triliun per akhir Juni 2022, turun 19 persen dari periode sama tahun lalu. Perseroan juga menderita bagian rugi dari entitas asosiasi sebesar 60,8 miliar rupiah. ( tbu )




