Laba bersih emiten semen Indocement Tunggal Prakarsa selama semester pertama tahun ini, tercatat 586 setengah miliar rupiah, anjlok lebih dari 50 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Meski demikian, pendapatan bersih perseroan berhasil naik meski tipis sebesar 3 koma 7 persen menjadi 6 koma 9 triliun rupiah. Pendapatan bersih Indocement didominasi oleh penjualan semen kepada pihak ketiga, disusul penjualan beton siap pakai. Kemudian, penjualan semen kepada pihak berelasi. Anjloknya laba bersih perseroan diantaranya dipengaruhi oleh naiknya beban pokok pendapatan. Selain itu, beban usaha juga mengalami peningkatan. ( tbu )



