Bank Indonesia

Bank Indonesia hari ini merilis data Neraca Pembayaran Indonesia NPI kuartal dua tahun ini dan mencatat surplus 2,4 miliar dolar amerika, setelah pada kuartal pertama defisit 1,8 miliar dolar. NPI terdiri dari dua pos, yang pertama transaksi berjalan yang membukukan surplus 3,9 miliar dolar naik signifikan dari kuartal sebelumnya yang hanya 400 juta dolar. Harga komoditas yang tinggi membuat neraca perdagangan Indonesia mampu mencatat surplus 27 bulan beruntun, yang membuat transaksi berjalan surplus 4 kuartal beruntun. Pos kedua, transaksi modal dan finansial TMF yang masih mengalami defisit, tetapi jauh lebih baik ketimbang kuartal I-2022. Penurunan defisit itu jadi indikasi kepercayaan investor asing terhadap prospek perekonomian Indonesia. (,tbu,)

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *