Bukalapak melakukan investasi di instrumen reksadana pasar uang, sukuk, dan obligasi senilai lebih dari 579 miliar rupiah di salah satu produk. Pada laporan keuangan per 31 Maret 2022, BUKA melakukan investasi di enam jenis reksadana milik tiga manajer investasi, Mandiri Manajemen Investasi, Principal Asset Management, dan Ashmore Asset Management Indonesia. Investasi reksadana dengan nilai terbesar adalah pada Ashmore Asset Management. BUKA menjelaskan, keuntungan yang belum terealisasi dari investasi reksadana, berdasarkan Nilai Aset Bersih terakhir yang tersedia yakni sebesar 2,7 miliar rupiah per kuartal pertama tahun ini. ( tbu )



