Sri Lanka

Sri Lanka berada di tengah krisis ekonomi yang dalam dan belum pernah terjadi sebelumnya. Badan Moneter Internasional IMF menilai, negara-negara Asia lain dapat menghadapi risiko masalah yang sama. Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva mengatakan negara-negara berkembang juga telah mengalami arus keluar modal yang berkelanjutan selama 4 bulan berturut-turut. Hal ini menempatkan negara-negara tersebut berada dalam kondisi bahaya. Negara-negara yang dinilai IMF berada pada lintasan yang sama dengan sri lanka antara lain Laos, Pakistan, Maladewa dan Bangladesh. (kontan-tbu)

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *