Garuda Indonesia sepanjang tahun lalu mencatatkan rugi 4 ,16 miliar dolar amerika, atau sekitar 62 ,3 triliun rupiah. Angka tersebut membengkak dari rugi pada 2020 yang sebesar 2 ,4 miliar dolar amerika. Membengkaknya Kerugian itu diantaranya disebabkan menurunnya pendapatan usaha lebih dari 10 persen menjadi 1 ,3 miliar dolar amerika. Meski demikian, beban usaha perseroan berhasil ditekan 21 persen menjadi 2 ,6 miliar dolar amerika. Namun, terjadi pembengkakan pada pos beban usaha lainnya yang melonjak 587 persen menjadi 2 ,6 miliar dolar amerika. ( tbu )




