Aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, Bitcoin atau BTC diperkirakan bisa mengalami penurunan hingga level 13 ribu dollar Amerika per koin atau sekitar 193 juta rupiah. kepala investasi Absolute Strategy Research Ian Harnett mengungkapkan, penurunan Bitcoin yang hampir mencapai 40 persen itu kemungkinan akan terjadi mengingat kondisi pasar kripto yang cenderung dalam posisi bearsih. Menurutnya ini benar-benar permainan likuiditas. Harnett menjelaskan, dalam reli kripto sebelumnya, bitcoin turun 80 persen dari posisi tertingginya sepanjang masa. Pada 2018 misalnya, bitcoin anjlok ke posisi 3000 dollar, setelah mencapai puncaknya hampir 20 ribu dollar pada akhir 2017. Bitcoin turun seperti itu menurut Harnett akan terjadi juga pada tahun ini. ( tbu )



