Bank Amar Indonesia berencana melakukan penguatan modal melalui skema penawaran umum terbatas dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu HMETD. Pasalnya, pada Maret 2022, bank bersandi AMAR ini baru memiliki modal inti 2 triliun rupiah. Pada PMHETD kedua ini, Bank Amar merilis 3 koma 5 miliar saham baru atau sebesar 20 persen dari modal ditempatkan disetor penuh Perseroan setelah PMHMETD II dengan nilai nominal 100 rupiah setiap saham. HMETD akan dibagikan kepada para pemegang saham Perseroan yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 12 Juli 2022 dimana setiap pemilik 100 saham lama Perseroan akan memperoleh 26 HMETD. ( tbu )



