Sanksi yang dikenakan negara-negara Barat terhadap ekonomi Rusia membuat warganya panik. Mereka menarik mata uang asing senilai 9,8 miliar dolar amerika atau senilai 140 triliun rupiah dari rekening mereka pada bulan Maret. Alhasil, bank sentral mengatakan, perbankan Rusia juga memangkas pinjaman perusahaan baru sekitar sepertiganya. Laporan bulanan tentang perkembangan sektor perbankan Rusia menunjukkan, dana yang disimpan dalam deposito turun 1,2 triliun rubel atau 14,7 miliar dolar amerika pada Februari. Dan penurunan berlanjut pada Maret, dengan arus keluar 236 miliar rubel. ( tbu )



