Bank Indonesia menegaskan masih akan menahan suku bunga acuan pada level 3 setengah persen meski ada peningkatan harga atau inflasi selama beberapa waktu terakhir. Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan, saat ini inflasi yang terjadi belum memberikan dampak rambatan alias belum berdampak secara fundamental. Jadi, inflasi yang direspon oleh BI dari kebijakan suku bunga adalah tekanan inflasi yang bersifat fundamental. Ini, indikatornya adalah inflasi inti. Inflasi saat ini, bersumber dari tekanan harga pangan dan energi. Menurut Perry, inflasi ini masih memberi dampak basis pertama, sehingga yang diperlukan adalah koordinasi bersama pemerintah dalam menjaga pergerakan harga. ( tbu )



