Goldman Sachs dan JPMorgan Asset Management menyatakan, Indonesia masuk dalam kategori pasar saham yang masih sangat prospektif di Asia Tenggara, ditengah krisis geopolitik akibat perang Rusia-Ukraina. Kedua raksasa keuangan asal Amerika Serikat itu, juga menilai sector perbankan dan komoditas, masih menjadi sector saham yang diminati dibursa Indonesia. Selain pasar saham Indonesia, Goldman Sachs dan JPMorgan juga menilai Vietnam serta Singapura sebagai pasar yang juga prospektif. Rinciannya, JPMorgan menjadikan Indonesia serta Vietnam sebagai target investasi. Sementara Goldman Sachs memilih Indonesia dan Singapura. ( ben )



