GoTo resmi memulai rangkaian menuju IPO. Berdasarkan prospektus perusahaan, entitas gabungan Gojek dan Tokopedia itu masih mencatatkan rugi bersih sebesar 11 setengah triliun rupiah per September 2021. Jika dibandingkan periode sama 2020, nilai kerugian GoTo lebih tinggi. Per September 2020 kerugiannya senilai 10 koma 4 triliun. GoTo memiliki total aset 158 koma 17 triliun rupiah per akhir September 2021. Sementara pendapatannya mencapai 3 koma 4 triliun, naik dari periode yang sama 2020 sebesar 2,3 triliun. GoTo mematok harga saham perdana 316 hingga 346 rupiah per saham. ( tbu )



