Credit Suisse

Bank terbesar kedua di Swiss, Credit Suisse memberi tanggapan terkait kebocoran data besar-besaran yang mengungkap kekayaan tersembunyi beberapa klien. Pihaknya membantah adanya kelalaian internal dalam hal ini. Menurutnya, hal-hal yang disajikan sebagian besar bersifat historis, dalam beberapa kasus sejak tahun 1940-an dan laporan tentang hal-hal ini didasarkan pada informasi parsial, tidak akurat, atau selektif yang diambil diluar konteks. Sebelumnya terdapat data lebih dari 18 ribu rekening bank yang menyimpan lebih dari 100 miliar dolar amerika dibocorkan ke surat kabar Jerman oleh whistleblower. Ini termasuk akun pribadi hingga perusahaan yang dibuka sejak tahun 1940-an. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published.