Aprindo

Asosiasi Pengusaha ritel Indonesia atau Aprindo memastikan, perhatian peritel saat ini tertuju pada ketersediaan komoditas minyak goreng. Aprindo menegaskan kalangan ritel modern tidak akan melakukan aksi penimbunan barang, mengingat, peritel tidaklah memproduksi sehingga semakin cepat perputaran barang semakin baik. Aprindo mencontohkan gerai-gerai ritel modern seperti mini market rata-rata memesan minyak goreng kepada produsen berkisar 300 hingga 900 ribu liter, namuan meningkatnya pembelian dari masyarakat membuat terjadinya kelangkaan. Menurut Aprindo, dalam beberapa minggu kedepan kondisi pasokan minyak goreng bakal lebih baik dengan meningkatnya pasokan, sehingga masyarakat dihimbau tidak membeli secara berlebihan.  ( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published.