Starbucks

Para karyawan dan barista Starbucks di kota Buffalo, negara bagian New York, ramai-ramai melakukan aksi mogok kerja sejak Rabu dua hari lalu. Hal ini dilakukan sebagai bentuk protes atas apa yang mereka sebut sebagai kondisi kerja yang tidak aman ditengah lonjakan baru kasus COVID-19. Para pekerja ini mengatakan mereka tidak akan kembali sampai mereka merasa aman. Salah satu pengurus serikat pekerja Starbucks di Buffalo, mengatakan sepertiga karyawan di sana telah keluar dari pekerjaannya karena masalah COVID-19. Toko kekurangan staf secara drastis, membuat karyawan yang tersisa kelelahan dan terlalu banyak bekerja. Karyawan yang dapat bekerja belum diberikan masker N95 dan Starbucks juga menjelaskan karyawan masih diharuskan melayani pelanggan yang tidak menggunakan masker meskipun ada mandat masker di seluruh negara bagian. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published.