CEO AirAsia Group Tony Fernandes

CEO AirAsia Group Tony Fernandes mendesak pemerintah berhenti bereaksi berlebihan terhadap munculnya varian Omicron dari COVID-19. Sebagai gantinya, fokus pada pengurangan biaya pengujian PCR. Menurut Tony, dunia lebih siap untuk menangani Omicron daripada varian sebelumnya. Sudah ada pil Merck dan pil Pfizer, vaksinasi dan juga booster. Pemerintah dinilai perlu menggunakan akal sehat dan melihat apa yang dibutuhkan. Tony menilai, pembatasan perjalanan dan tindakan semacam itu bersifat sementara. Tidak peduli seberapa banyak menutup perbatasan, virus akan tetap menyebar. Dia mengkritik harga dan frekuensi tes PCR yang dibutuhkan oleh banyak pemerintah, termasuk Thailand. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published.