Amazon

Raksasa e-commerce Amazon melaporkan laba pada kuartal terakhir turun menjadi 3,2 miliar dolar Amerika atau sekitar 45 triliun rupiah akibat masalah pasokan dan biaya tenaga kerja yang meningkat. Sementara penjualan naik menjadi 110,8 miliar dolar Amerika, namun labanya turun sekitar setengah dari pendapatan bersih dari kuartal yang sama tahun lalu. Kemacetan rantai pasokan global dan kekurangan chip mulai membebani perusahaan-perusahaan besar bahkan pada saat kasus COVID-19 di Amerika melonjak yang biasanya telah mendorong permintaan dari pengecer barang elektronik seperti Amazon. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published.