Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menilai, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau Kontras terlalu dini menyatakan adanya orang hilang dalam aksi demonstrasi yang terjadi pada akhir Agustus 2025. Menurut Pigai, bisa saja tiga orang yang dinyatakan hilang tersebut sengaja bersembunyi akibat kepanikan yang terjadi. Namun Pigai menegaskan dirinya tetap terus berjuang ikut mencari. Menurut Pigai, kata yang lebih cocok untuk tiga orang yang dinyatakan hilang oleh Kontras adalah “belum terlihat” atau “belum kembali ke rumah.” Selain itu, dia juga meyakini keberadaan orang hilang yang disebut Kontras bisa segera terlacak, lantaran lokasi tempat hilang berada di Jakarta. Ia menyebut, Kementerian HAM akan meminta kepolisian untuk bisa mencari keberadaan tiga orang yang dinyatakan hilang tersebut. ( tbu )




