Seorang insinyur Tesla yang bertanggung jawab atas algoritma perdagangan energi perusahaan di Eropa mengatakan ia mengundurkan diri lantaran kepemimpinan CEO Elon Musk. Giorgio Balestrieri yang bekerja untuk platform Autobidder Tesla mengaku meninggalkan perusahaan setelah 8 tahun lantaran dia menilai Elon telah merusak misi Tesla dan kesehatan institusi demokratis di beberapa negara. Menurutnya ini bukan hanya soal politik, melainkan berbohong ke publik, memanipulasi wacana publik, menargetkan kelompok minoritas, serta mendukung penyangkal perubahan iklim dan kekuatan politik yang sejalan dengan industri minyak dan gas. Musk menghabiskan 300 juta dolar amerika untuk membantu Presiden Donald Trump terpilih kembali tahun lalu dan sempat menjadi salah satu sekutu terdekat presiden. Balestrieri menyinggung serangan pemerintahan Trump terhadap energi angin dan surya dalam upayanya menopang bahan bakar fosil. ( tbu )




