Nadiem Makarim terjerat dugaan korupsi

Nadiem Makarim terjerat dugaan korupsi pengadaan Chromebook pada 2019-2022 saat masih menjadi Mendikbudristek. Ternyata ada alasan dia memilih Chromebook dibandingkan laptop Windows saat itu. Kuasa hukum Nadiem, Hotman Paris mengatakan sistem pengelolaan perangkat Chromebook senilai 30 dolar amerika per laptop hanya dibayarkan satu kali saja. Berbeda dengan sistem yang dijalankan Windows yang mencapai 200 sampai 300 dolar amerika. Dia menuturkan pembayaran perlu dilakukan setiap tiga tahun sekali. Hotman juga mengatakan harga laptop juga lebih murah dibandingkan dengan harga awalnya. Saat itu pengadaan 2021-2022 dibanderol 6 koma 49 juta menjadi 5,8 juta rupiah per laptop. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *