Perusahaan AI induk ChatGPT, OpenAI, disebut siap “bakar uang” untuk membuat teknologi mereka semakin canggih dalam empat tahun ke depan. Perkiraan pengeluaran dan belanja atau cash burn OpenAI kini diproyeksikan mencapai 115 miliar dollar Amerika atau sekitar 1.882 triliun rupiah hingga 2029 mendatang. Angka cash burn ini lebih dari tiga kali lipat dari estimasi awal yang disampaikan OpenAI pada April lalu. Saat itu, total pengeluaran diproyeksikan dikisaran 35 miliar dollar Amerika atau sekitar 572 triliun rupiah. Selisih 80 miliar dollar dari perkiraan awal ini dipicu oleh beberapa hal. Salah satunya adalah kebutuhan komputasi yang terus membengkak untuk melatih dan mengoperasikan model AI dan layanan yang ada dibawah naungan OpenAI, termasuk ChatGPT. ( tbu )




