Asosiasi Perusahaan Migas Nasional atau Aspermigas menilai wacana pemerintah agar badan usaha hilir migas membeli BBM dari kilang milik Pertamina merupakan indikasi persaingan usaha yang tidak sehat di bisnis SPBU. Bisnis di lini hilir migas pun disebut rawan dimonopoli oleh perusahaan pelat merah, meski sudah diliberalisasi sejak 2001. Padahal persaingan itu bagus untuk konsumen. Arahan agar badan usaha swasta seperti Shell, BP-AKR, dan Vivo membeli BBM dari kilang Pertamina mencuat ditengah isu gangguan pasokan bensin RON 92 dan 95 di SPBU swasta akhir-akhir ini. Alih-alih membatasi durasi izin impor atau memaksa BU swasta membeli BBM dari perusahaan milik negara, pemerintah seharusnya mendorong agar bisnis itu tidak dimonopoli Pertamina.



