Kementerian ESDM segera sinkronkan data pasokan BBM swasta

Kementerian ESDM mengaku segera mensinkronkan data pasokan dan kebutuhan impor BBM antara Pertamina dan badan usaha swasta. Hal itu dilakukan menyusul isu kekosongan stok bensin RON 92 dan 95 di SPBU swasta termasuk milik Shell Indonesia dan BP-AKR akhir-akhir ini. Terkait hal itu, wamen ESDM Yuliot Tanjung mengatakan ketahanan pasokan BBM nasional saat ini berada di posisi sekitar 26 hari, dibawah posisi ideal yang diinginkan pemerintah di level 30 hari. Namun, Yuliot enggan menjawab apakah indikasi itu merupakan sinyal bahwa pemerintah akan menambah kuota impor BBM, khususnya untuk badan usaha hilir migas swasta. Sinkronisasi data kebutuhan BBM dinilai penting lantaran sebelumnya pemerintah sudah memberikan tambahan kuota impor 2025 sebesar 10% kepada BU swasta. ( tbu )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *