Nestle menunjuk eksekutif yang memimpin kerajaan kopi Nespresso untuk mencoba menstabilkan bisnis makanan terbesar di dunia setelah perusahaan itu diguncang oleh pemecatan CEO untuk kedua kalinya dalam kurun waktu sedikit lebih dari setahun. Philipp Navratil mengambil alih sebagai CEO di perusahaan Swiss itu, setelah keluarnya Mark Schneider tahun lalu lantaran kinerja buruk dan Laurent Freixe Senin lalu setelah gagal mengungkapkan hubungan asmara dengan bawahan langsungnya. Menurut seseorang sumber, karyawan perempuan itu sudah tidak lagi bekerja di Nestle. Ini adalah gejolak yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi sebuah perusahaan yang selama ini dikenal dengan perencanaan suksesi internal dan budaya korporatnya yang konservatif. Pergantian cepat ini menimbulkan pertanyaan mengapa Nestle langsung menunjuk CEO permanen dari internal, alih-alih meluangkan waktu untuk melakukan penilaian menyeluruh terhadap kandidat internal dan eksternal. ( tbu )



