Komisi Sekuritas Sri Lanka memerintahkan Colombo Stock Exchange untuk menghentikan perdagangan saham sementara mulai hari ini hingga Jumat, 22 April 2022. Penghentian sementara perdagangan saham tersebut dilakukan untuk memberi waktu bagi para investor untuk mencerna kondisi ekonomi di Sri Lanka. Pada perkembangan lain, delegasi Sri Lanka sedang menuju ke Washington untuk mencari pendanaan hingga 4 miliar dolar amerika dari IMF dan pemberi pinjaman lainnya, untuk membantu negara tersebut membayar impor makanan dan bahan bakar, serta demi membatasi default utang. Seperti diketahui, Sri Lanka sedang berada dalam kekacauan politik, dengan warga tumpah protes ke jalanan yang menyerukan penggulingan Presiden Gotabaya Rajapaksa. ( tbu )



