India semakin memperlihatkan manuver geopolitik yang berani. Ditengah ketegangan perdagangan dengan Amerika Serikat, New Delhi justru mempererat hubungan dengan Rusia dan membuka kembali ruang komunikasi dengan Tiongkok. Hubungan dagang India-Amerika Serikat kini berada di ujung tanduk setelah Washington menjatuhkan tarif hingga 50% atas sejumlah produk India, menyusul pembelian minyak murah Rusia oleh New Delhi. Padahal, Amerika serikat merupakan pasar ekspor terbesar India dengan nilai sekitar 87 miliar dolar amerika per tahun. Akibat tarif baru Presiden Donald Trump, sektor berlian, garmen, hingga makanan laut di India, yang menyerap jutaan tenaga kerja, langsung terpukul. Disisi lain, Rusia justru menjadi penolong utama India. Dari hanya 1% pada 2021, kini lebih dari 35% impor minyak mentah India berasal dari Moskow, setara 1,75 juta barel per hari. Diskon harga ini menghemat lebih dari 17 miliar dolar amerika bagi India sejak 2022, sekaligus menekan inflasi domestik. ( tbu )



