Perusahaan ikonik asal Amerika Serikat, Eastman Kodak yang pernah merevolusi dunia fotografi amatir kini menghadapi ancaman kebangkrutan setelah lebih dari 130 tahun beroperasi. Dalam laporan keuangan kuartal kedua dan disampaikan ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika, Kodak mengungkapkan adanya keraguan substansial atas kemampuan perusahaan untuk terus beroperasi. Perusahaan berbasis di Rochester, New York itu mencatat kerugian dan menanggung utang lebih dari 470 juta dolar Amerika atau sekitar 7,5 triliun rupiah. Utang itu jatuh tempo dalam 12 bulan ke depan dan tidak memiliki pembiayaan atau likuiditas yang cukup untuk membayarnya sesuai dengan ketentuan saat ini. (kompas-tbu)




