Riset Jones Lang LaSalle atau JLL Indonesia memproyeksikan, aktivitas investasi sektor perhotelan di Indonesia bisa mencapai 2,43 triliun rupiah hingga akhir tahun 2025. Meski demikian, JLL juga mencatat, tingkat okupansi hotel-hotel di Indonesia perlahan pulih, seiring masih dilakukannya efisiensi pemerintah sebagai pemberat pertumbuhan tingkat keterisian hotel. Menurut JLL pemulihan okupansi hotal mulai terjadi di Bali, dengan tingkat keterisian sekitar 60 persen, pada kuartal pertama 2025, kemudian pada kuartal berikutnya meningkat menjadi sekitar 80 persen, walau belum mampu menyamai kondisi pada periode sama ditahun 2024. Menurut JLL pemulihan okupansi hotel yang terjadi di Bali pada triwulan kedua 2025, ditopang oleh peningkatan jumlah wisatawan asing sebesar 12,7 persen, menjadi lebih dari 3,3 juta kunjungan. ( ben )




