Sutradara dan produser eksekutif film Merah Putih: One For All, Endiarto, buka suara tentang isu yang menyebut karya animasi tersebut menelan biaya produksi hingga 6,7 miliar rupiah. Ia mengaku tidak tahu dari mana rumor produksi Merah Putih mencapai miliaran rupiah itu muncul. Endiarto bahkan merasa angka itu begitu fantastis jika benar-benar diterima dirinya dan tim produksi. Biaya produksi menjadi salah satu topik yang riuh disorot netizen sejak Merah Putih: One for All viral di media sosial. Film itu sempat diklaim menelan biaya produksi 6,7 miliar rupiah dengan pengerjaan kurang dari satu bulan. Jangka waktu pengerjaan yang sangat singkat ini juga memunculkan dugaan bahwa proyek tersebut dikerjakan terburu-buru, seolah menggunakan prinsip “the power of kepepet” agar bisa tayang bertepatan dengan momen HUT ke-80 RI pada 17 Agustus. ( tbu )



