Malaysia sedang merevisi rencana memangkas subsidi bahan bakar paling populer di negara itu, sekaligus memberikan bantuan tunai. Perdana Menteri Anwar Ibrahim berupaya membantu masyarakat untuk mengatasi kenaikan biaya hidup. Anwar mengumumkan BLT 100 ringgit sekitar 390 ribu rupiah kepada warga Malaysia berusia 18 tahun keatas. Negara ini juga akan terus membantu masyarakat membayar RON95, bahan bakar termurah dan terpopuler dengan menurunkan harganya menjadi 1,99 ringgit per liter dari 2,05 ringgit per liter bagi penduduk lokal. Paket bantuan ini, yang menurut Fitch Ratings hanya akan menghabiskan 0,1% dari PDB, guna meringankan dampak perluasan pajak penjualan dan jasa yang berlaku sejak 1 Juli lalu. ( tbu )




