Bursa Efek Indonesia melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT DCI Indonesia DCII hari ini 22 Juli 2025 lantaran terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan. Langkah itu dilakukan untuk melindungi para investor khususnya pemegang saham DCII. Harga saham DCI melesat nyaris 90% dalam sepekan dan sejak awal tahun terbang hampir 600% dan menjadikan para pendiri perusahaan teknologi ini masuk jajaran orang terkaya di Indonesia. Selain itu berkat penguatan signifikan tahun ini, DCII menjadi saham paling berharga ke-4 di bursa dengan kapitalisasi pasar 689 triliun rupiah dan telah melewati valuasi emiten besar lain seperti Bayan Resources, Amman Mineral hingga BRI. Bahkan kapitalisasi pasar tersebut 2,5 kali lebih besar dari kapitalisasi Telkom Indonesia yang tercatat sebesar 277 triliun. ( tbu )




