Rencana Garuda Indonesia untuk membeli 50 unit pesawat Boeing masih belum mencapai kesepakatan. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, saat ini proses pembelian pesawat itu masih dalam negosiasi business to business. Airlangga sempat menyebut pembelian ini mengalami kendala sebelum kesepakatan terbaru terkait tarif resiprokal menjadi 19 persen, sehingga penandatanganan pembeliannya belum dilakukan. Namun kendala tersebut kini sudah tidak menjadi masalah. Dengan adanya kesepakatan tarif baru, diharapkan proses negosiasi Garuda dengan Boeing dapat berjalan lebih lancar. Sebelumnya, Sekretaris kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan belum ada MoU yang ditandatangani. Pembelian pesawat ini masih dalam tahap penjajakan. (kompas-tbu)




