Produsen mobil asal Tiongkok, BYD, berupaya meningkatkan ekspansinya di Arab Saudi, dengan memanfaatkan momentum peluncuran produk pesaingnya asal Amerika, Tesla. Mobil listrik BYD pertama diluncurkan di Arab Saudi pada tahun lalu, dan saat ini BYD mengoperasikan tiga ruang pamer, serta menargetkan untuk membuka tujuh lokasi lagi pada paruh kedua tahun 2026. BYD memperkirakan, mampu menjual lebih dari 5 ribu kendaraan listrik pada tahun ini di Arab Saudi. Sebelumnya, Arab Saudi berinvestasi besar-besaran di industri kendaraan listrik melalui Dana Investasi Publik sebagai bagian dari strategi untuk mengurangi emisi, mengekang impor mobil, dan mendiversifikasi ekonomi lokal. ( ben )



