Atlet Pekan Olahraga Nasional atau PON asal Riau kecewa dengan tindakan Gubernur Riau Abdul Wahid yang memberikan bantuan biaya pendidikan sebesar 20 juta rupiah kepada Rayyan Arkan Dikha, bocah viral “aura farming” Pacu Jalur asal Kuansing Riau. Hadiah itu diberikan ke Rayyan lantaran dianggap berjasa mempromosikan tradisi Pacu Jalur usai gerakannya viral di media sosial. Selain bonus, Rayyan juga diangkat menjadi Duta Pariwisata Riau. Kemarahan atlet Riau itu lantaran sampai kini bonus para atlet tak kunjung diberikan oleh Pemprov Riau. Salah satu yang protes adalah Puja Sri Syahfitri, atlet senam artistik Riau yang meraih medali perunggu pada PON Aceh-Sumut pada 2024. Dari perunggu itu, Puja seharusnya mendapatkan bonus 75 juta sesuai Peraturan Gubernur. Tapi sampai sekarang belum juga dicairkan. ( tbu )




