Produsen perangkat olah raga asal Amerika, Nike Incorporated, menghadapi tekanan untuk menaikkan harga lebih tinggi dari yang diperkirakan, setelah Amerika Serikat dan Vietnam mencapai kesepakatan dagang yang meningkatkan tarif. Presiden Donald Trump mengatakan, kesepakatan tersebut akan menetapkan tarif sebesar 20 persen untuk barang-barang yang berasal dari Vietnam. Angka tersebut meningkat dua kali lipat, dari tarif 10 persen yang sebelumnya diberlakukan Amerika Serilat pada bulan April lalu. Peningkatan tarif juga mengurangi margin kotor lebih besar dari yang diperkirakan pada Nike dan perusahaan lain yang memasok dari Vietnam, termasuk Under Armour, hingga Skechers USA. ( ben )




