Aplikasi berbagi pesan milik Meta Platforms, WhatsApp, kini masuk dalam daftar layanan aplikasi yang dilarang digunakan pada perangkat komunikasi untuk para staf kongres Amerika Serikat. Keputusan ini menjadi bagian dari langkah antisipasi, seiring munculnya kekhawatiran akan keamanan data aplikasi tersebut. Keputusan House Chief Administrative Officer tersebut disampaikan kepada para staf kongres, Senin 23 Juni waktu setempat. Menurut Axios kondisi itu menempatkan WhatsApp dalam daftar aplikasi, yang di dalamnya terdapat chatbot milik Tiongkok, DeepSeek. Menanggapi kondisi itu, Juru bicara Meta Platforms Inc. menolak keputusan kongres, dengan menunjukkan posisi WhatsApp yang sudah disetujui untuk digunakan secara resmi oleh Senat Amerika. ( ben )




