Dunia kuliner di Singapura mengalami krisis

Dunia kuliner di Singapura sedang mengalami krisis, sehingga memicu terjadinya penutupan atau kebangkrutan gerai makanan-minuman secara massal, mulai dari restoran kelas atas hingga kios kaki lima.  Berdasarkan data dari Pemerintah Singapura, sepanjang tahun berjalan, rata-rata 307 tempat usaha makanan dan minuman tutup. Angka itu lebih tinggi ketimbang sepanjang tahun 2024 dengan rata-rata restoran mencapai 254, sedangkan pada tahun 2023 dan 2022 sekitar 230 tempat usaha kuliner. Pemerintah Singapura mengindikasikan, Rasio penutupan terhadap pembukaan pada tahun 2025 dan 2024 lebih tinggi dibandingkan sebelum dan selama pandemi, sehingga menunjukkan sector kuliner di negaranya menyusut. ( ben )

Author: Andi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *