Indonesia masih mencatatkan surplus neraca perdagangan non migas dengan Amerika Serikat sepanjang periode Januari hingga April 2025. Badan Pusat Statistik menyampaikan, surplus neraca perdagangan non migas Indonesia dengan Amerika mencapai 6,42 miliar dolar amerika, sekaligus menjadi penyumbang surplus terbesar. Surplus neraca dagang non migas dengan Amerika ditopang impor mesin dan perlengkapan elektrik dan bagiannya dengan surplus sebesar 1,25 miliar dolar. Kemudian alas kaki senilai 838,4 juta dolar, kemudian dari segmen pakaian dan aksesoris atau rajutan senilai 801,4 juta dolar amerika. ( ben )




