Elon Musk resmi mundur dari perannya sebagai tulang punggung di Lembaga Efisiensi Pemerintah atau DOGE sejak awal bulan ini dan akan lebih fokus mengurus perusahaannya, Tesla, yang hancur lebur digerus persaingan dan aksi boikot. Kedepan, Musk hanya akan memberi masukan di DOGE dan porsi waktunya di lembaga bentukan Presiden Donald Trump itu dikurangi secara signifikan. Meski demikian, aksi PHK di lembaga pemerintah ternyata tetap berlanjut meski peran Musk sudah berkurang di DOGE. Lembaga Sumber Daya Masyarakat Federal melanjutkan gerakan Musk melakukan PHK besar-besaran. Mereka bersiap meluncurkan software baru yang dinilai akan mempercepat PHK dikalangan pegawai pemerintah. Sejauh ini, sejak Musk memimpin DOGE, 260 ribu pegawai pemerintah sudah kehilangan pekerjaan, baik melalui skema pensiun dini maupun PHK. ( tbu )



