Pada periode akhir Maret 2022 Garuda mencatatkan peningkatan lalu lintas penumpang sebesar 58 persen dibandingkan periode sebelum kebijakan relaksasi mobilitas. Sementara itu Citilink mencatat kenaikan jumlah penumpang sebesar 33 setengah persen pasca relaksasi tersebut. Citilink mengatakan, peningkatan penumpang menunjukkan adaptasi yang baik dan respon positif masyarakat untuk kembali melakukan perjalanan. Sementara Garuda mengklaim pemicu peningkatan penumpang selain penghapusan syarat antigen dan PCR juga lantaran ada gelaran internasional MotoGP Mandalika. ( tbu )



