Perusahaan barang mewah asal Perancis, LVMH, Selasa 15 April ini kehilangan posisinya sebagai perusahaan baran mewah terbesar Eropa berdasarkan kapitalisasi pasar. Kondisi itu terjadi, setelah saingannya, Hermès, mengambil alih posisi, menyusul rilis laporan pendapatan kuartal pertama LVMH yang mengecewakan. LVMH yang menaungi brand mewah seperti Louis Vuitton, Dior, Tiffany and Co, hingga jaringan kecantikan Sephora, melaporkan penjualan kuartal pertama dibawah ekspektasi. Penurunan pembelian produk kecantikan dan cognac oleh konsumen Amerika serta lemahnya penjualan di Tiongkok, menjadi pendorong utama buruknya kinerja LVMH. ( ben )




