Pebisnis alat berat mewaspadai potensi gejolak ekonomi dan fluktuasi nilai tukar rupiah. Pelaku usaha mulai memitigasi efek pelemahan kurs yang bergerak di area 16.700 hingga mendekati level 17.000 rupiah per dolar Amerika. Perhimpunan Agen Tunggal Alat Berat Indonesia khawatir Jika rupiah kembali melemah akan adanya penurunan permintaan. ( tbu )



