Raksasa otomotif asal Korea Selatan, Hyundai mengumumkan rencana ekspansi ke Amerika Serikat dengan menggelontorkan anggaran senilai 20 miliar dolar Amerika atau sekitar 320 triliun rupiah. Hyundai menjelaskan hal itu untuk mengantisipasi kebijakan tarif baru yang akan diberlakukan Trump 2 April mendatang. Dari nilai itu, 5 miliar dolar akan digunakan untuk membangun pabrik baja pertamanya di Amerika yang diklaim dapat memproduksi lebih dari 2,7 juta metrik ton baja per tahun serta menciptakan lebih dari 1400 lapangan kerja. Selain itu, Hyundai juga berencana berinvestasi 9 miliar dolar pada 2028 untuk meningkatkan kapasitas produksinya di Amerika menjadi 1,2 juta kendaraan. Sementara uang senilai 6 miliar dolar amerika lainnya akan dialokasikan untuk memperluas kemitraan strategis dengan perusahaan-perusahaan Amerika serikat dalam bidang kemudi otonom, robotika, kecerdasan buatan, dan mobilitas udara canggih. ( tbu )



