Riset Deloitte menunjukan, pasar saham di Asia Tenggara mencatatkan 136 perusahaan melantai di bursa saham regional pada tahun 2024, dengan total dana yang dihimpun mencapai 3,7 miliar dolar amerika serta kapitalisasi pasar sekitar 19 miliar dolar. Tercatat, bursa saham Indonesia berada diperingkat kedua jumlah IPO terbanyak, sementara peringkat teratas ditempati Malaysia. Rinciannya, Bursa Saham Malaysia mencatatkan 55 perusahaan melantai, dengan nilai penghimpunan dana IPO mencapai 1,7 miliar dolar amerika. Sementara Bursa Saham Indonesia mencatatkan 41 perusahaan melantai di bursa dan mengumpulkan dana sebesar 903 juta dolar. ( ben )




